halo sobat koneketo, yang punya pacar posesif.. nih cara menanggulanginya (bahasa rada2):
1. Memahaminya
Kemungkinan ada suatu peristiwa
dalam hidup pacar Anda yang membuatnya menjadi sangat posesif terhadap
Anda. Cobalah untuk mengerti dia dan bagaimana dia tumbuh. Pasti ada
sesuatu yang berkaitan dengan hidupnya yang membuatnya berperilaku
demikian.
2. Bicara padanya
Jika Anda
peduli pada pacar Anda dan ingin melanjutkan hubungan kalian, bantu dia
untuk menghadapi ketakutannya. Bicara padanya dan buatlah dia menjadi
lebih terbuka kepada Anda. Bisa jadi, dulunya dia tidak pernah merasa
nyaman untuk terbuka tentang perasaannya kepada orang lain.
3. Berbagi cerita dengannya
Ketika
Anda tahu bahwa pacar Anda posesif, buat dia tidak bisa meragukan
kesetiaan Anda. Bagi pengalaman, ide, dan rencana Anda dengannya.
Libatkan dia dalam kegiatan yang Anda suka dan ajak dia masuk ke dalam
dunia Anda.
4. Yakinkan dia!
Ketika
seorang pria bersikap posesif, sangat penting untuk memastikan bahwa
Anda tidak akan membuatnya meragukan Anda. Ingat, sebuah keraguan kecil
dapat membuatnya marah besar kepada Anda
tapi kalo sudah keterlaluan..
putus saja.. cowok masih banyak di dunia ini.. haha kidding
koneketo atau katanya begitu adalah blog yang memuat hal-hal yang menarik atau aneh di dunia ini. Bisa fakta atau yang masih samar-samar. Sehingga patut dishare lagi ^_^
Thursday, 2 October 2014
Manfaat JOMBLO
halo sobat koneketo .. katanya ada manfaat jomblo..
berikut ulasannya:
Lebih bugar
Ketika Anda melajang, maka Anda akan cenderung menghabiskan lebih banyak waktu untuk merawat diri dan kesehatan Anda. Sementara mereka yang telah berpasangan akan lebih dipusingkan dengan urusan keluarga, hubungan, dan lain hal.
Ketika Anda melajang, maka Anda akan cenderung menghabiskan lebih banyak waktu untuk merawat diri dan kesehatan Anda. Sementara mereka yang telah berpasangan akan lebih dipusingkan dengan urusan keluarga, hubungan, dan lain hal.
Tingkat stres berkurang
Terkadang ketika Anda berhubungan, pertengkaran menjadi suatu hal yang tidak akan terelakkan. Dan tanpa disadari pertengkaran ini mampu membuat Anda stres atau bahkan trauma. Hasilnya, stres ini bisa diikuti dengan meningkatnya risiko kanker, penyakit jantung, atau stroke.
Terkadang ketika Anda berhubungan, pertengkaran menjadi suatu hal yang tidak akan terelakkan. Dan tanpa disadari pertengkaran ini mampu membuat Anda stres atau bahkan trauma. Hasilnya, stres ini bisa diikuti dengan meningkatnya risiko kanker, penyakit jantung, atau stroke.
Kehidupan sosial yang dinamis
Saat Anda menikah, kehidupan sosial Anda terkadang bisa terganggu. Padahal selain dengan pasangan, Anda sendiri butuh bersosialisasi dengan orang lain baik teman, sahabat, ataupun keluarga. Kehidupan sosial ini sendiri mampu meningkatkan kesehatan mental, memperpanjang usia, dan meningkatkan kualitas hidup.
Saat Anda menikah, kehidupan sosial Anda terkadang bisa terganggu. Padahal selain dengan pasangan, Anda sendiri butuh bersosialisasi dengan orang lain baik teman, sahabat, ataupun keluarga. Kehidupan sosial ini sendiri mampu meningkatkan kesehatan mental, memperpanjang usia, dan meningkatkan kualitas hidup.
Meningkatnya kesadaran diri
Salah satu keuntungan menjadi lajang adalah Anda memiliki banyak waktu untuk berintrospeksi dan mengerti diri Anda sendiri. Hal inilah yang kemudian bermanfaat untuk peningkatan kualitas diri yang termasuk juga dengan kesehatan.
Salah satu keuntungan menjadi lajang adalah Anda memiliki banyak waktu untuk berintrospeksi dan mengerti diri Anda sendiri. Hal inilah yang kemudian bermanfaat untuk peningkatan kualitas diri yang termasuk juga dengan kesehatan.
ini katanya merdeka
gemana dengan kalian? setuju?
btw situ
manfaat apel hijau dibandingkan apel lain
Penelitian
yang dilansir dari dailymail.co.uk menyebutkan bahwa apel hijau tak
hanya kaya serat namun kandungan polifenol di dalamnya mampu
memproduksi bakteri baik di dalam usus. Hal ini menyebabkan proses fermentasi
ini akan semakin menghasilkan banyak bakteri baik yang bermanfaat untuk
menyehatkan sistem metabolisme dan membuat Anda selalu merasa kenyang.
Sehingga dapat disarankan, jika Anda menjadi salah satu di
antara orang yang berdiet ketat untuk memiliki tubuh langsing,
tinggalkan kebiasaan diet yang salah karena nyatanya mengonsumsi sebuah
apel per hari bisa membuat Anda menjadi lebih langsing.
Uniknya, penelitian yang juga diterbitkan dalam jurnal Food Chemistry ini mengatakan bahwa manfaat ini kurang banyak ditemukan dalam apel merah atau varietas apel lainnya.
Uniknya, penelitian yang juga diterbitkan dalam jurnal Food Chemistry ini mengatakan bahwa manfaat ini kurang banyak ditemukan dalam apel merah atau varietas apel lainnya.
Wednesday, 1 October 2014
DBD adalah
Demam berdarah atau demam dengue (disingkat DBD) adalah infeksi yang disebabkan oleh virus dengue. Nyamuk
atau beberapa jenis nyamuk menularkan (atau menyebarkan) virus dengue.
Demam dengue juga disebut sebagai "breakbone fever" atau "bonebreak
fever" (demam sendi), karena demam tersebut dapat menyebabkan
penderitanya mengalami nyeri hebat seakan-akan tulang mereka patah.
Sejumlah gejala dari demam dengue adalah demam; sakit kepala; kulit kemerahan yang tampak seperti campak; dan nyeri otot dan persendian.
Pada sejumlah pasien, demam dengue dapat berubah menjadi satu dari dua
bentuk yang mengancam jiwa.
Yang pertama adalah demam berdarah, yang
menyebabkan pendarahan, kebocoran pembuluh darah (saluran yang mengalirkan darah), dan rendahnya tingkat trombosit darah (yang menyebabkan darah membeku).
Yang kedua adalah sindrom renjat dengue, yang menyebabkan tekanan darah rendah yang berbahaya.
Terdapat empat jenis virus dengue. Apabila seseorang telah terinfeksi
satu jenis virus, biasanya dia menjadi kebal terhadap jenis tersebut
seumur hidupnya. Namun, dia hanya akan terlindung dari tiga jenis virus
lainnya dalam waktu singkat. Jika kemudian dia terkena satu dari tiga
jenis virus tersebut, dia mungkin akan mengalami masalah yang serius. Berikut gambaran virus dengue:
Belum ada vaksin
yang dapat mencegah seseorang terkena virus dengue tersebut. Terdapat
beberapa tindakan pencegahan demam dengue. Orang-orang dapat melindungi
diri mereka dari nyamuk dan meminimalkan jumlah gigitan nyamuk. Para
ilmuwan juga menganjurkan untuk memperkecil habitat
nyamuk dan mengurangi jumlah nyamuk yang ada. Apabila seseorang terkena
demam dengue, biasanya dia dapat pulih hanya dengan meminum cukup
cairan, selama penyakitnya tersebut masih ringan atau tidak parah. Jika
seseorang mengalami kasus yang lebih parah, dia mungkin memerlukan
cairan infus (cairan yang dimasukkan melalui vena, menggunakan jarum dan pipa infus), atau transfusi darah (diberikan darah dari orang lain).
SEJARAH
Sejak 1960-an, semakin banyak orang yang terkena demam dengue.
Penyakit tersebut mulai menimbulkan masalah di seluruh dunia sejak Perang Dunia Kedua. Penyakit ini umum terjadi di lebih dari 110 negara. Setiap tahun, sekitar 50–100 juta orang terkena demam dengue.Para ahli sedang mengembangkan obat-obatan untuk menangani virus
secara langsung. Masyarakat pun melakukan banyak usaha untuk membasmi
nyamuk.
Deskripsi pertama dari demam dengue ditulis pada 1779. Pada awal abad
ke-20, para ilmuwan mengetahui bahwa penyakit tersebut disebabkan oleh
virus dengue, dan bahwa virus tersebut ditularkan (atau disebarkan) oleh
nyamuk.
sumber: wiki
CARA PENCEGAHAN DBD
Cara yang hingga saat ini masih dianggap paling tepat untuk
mengendalikan penyebaran penyakit demam berdarah adalah dengan
mengendalikan populasi dan penyebaran vektor.
Program yang sering dikampanyekan di Indonesia adalah 3M, yaitu menguras, menutup, dan mengubur.
Beberapa cara alternatif pernah dicoba untuk mengendalikan vektor dengue ini, antara lain mengintroduksi musuh alamiahnya yaitu larva nyamuk Toxorhyncites sp. Predator larva Aedes sp. ini ternyata kurang efektif dalam mengurangi penyebaran virus dengue.
Sebuah penelitian melepas Aedes aegypti yang terinfeksi bakteri lalat buah disebut Wolbachia. Bakteri membuat nyamuk kurang mampu membawa virus demam berdarah sehingga membatasi penularan demam berdarah jika meluas dalam populasi nyamuk. Pada prinsipnya Wolbachia dapat menyebar secepat nyamuk jantan yang terinfeksi menghasilkan keturunan dengan Wolbachia menginfeksi wanita.
Penggunaan insektisida yang berlebihan tidak dianjurkan, karena sifatnya yang tidak spesifik sehingga akan membunuh berbagai jenis serangga lain yang bermanfaat secara ekologis. Penggunaan insektisida juga akhirnya memunculkan masalah resistensi serangga sehingga mempersulit penanganan di kemudian hari.
Program yang sering dikampanyekan di Indonesia adalah 3M, yaitu menguras, menutup, dan mengubur.
- Menguras bak mandi, untuk memastikan tidak adanya larva nyamuk yang berkembang di dalam air dan tidak ada telur yang melekat pada dinding bak mandi.
- Menutup tempat penampungan air sehingga tidak ada nyamuk yang memiliki akses ke tempat itu untuk bertelur.
- Mengubur barang bekas sehingga tidak dapat menampung air hujan dan dijadikan tempat nyamuk bertelur.
Beberapa cara alternatif pernah dicoba untuk mengendalikan vektor dengue ini, antara lain mengintroduksi musuh alamiahnya yaitu larva nyamuk Toxorhyncites sp. Predator larva Aedes sp. ini ternyata kurang efektif dalam mengurangi penyebaran virus dengue.
Sebuah penelitian melepas Aedes aegypti yang terinfeksi bakteri lalat buah disebut Wolbachia. Bakteri membuat nyamuk kurang mampu membawa virus demam berdarah sehingga membatasi penularan demam berdarah jika meluas dalam populasi nyamuk. Pada prinsipnya Wolbachia dapat menyebar secepat nyamuk jantan yang terinfeksi menghasilkan keturunan dengan Wolbachia menginfeksi wanita.
Penggunaan insektisida yang berlebihan tidak dianjurkan, karena sifatnya yang tidak spesifik sehingga akan membunuh berbagai jenis serangga lain yang bermanfaat secara ekologis. Penggunaan insektisida juga akhirnya memunculkan masalah resistensi serangga sehingga mempersulit penanganan di kemudian hari.
Mengenal nyamuk Aedes Aegypti
Aedes aegypti
Aedes aegypti merupakan jenis nyamuk yang dapat membawa virus dengue penyebab penyakit demam berdarag. Selain dengue, nyamuk Aedes aegypti merupakan pembawa virus demam kuning (yellow fever) dan chikungunya. Penyebaran ini sangat luas, meliputi hampir semua daerah tropis di seluruh dunia.
CIRI MOROLOGI
Nyamuk Aedes aegypti dewasa memiliki ukuran sedang dengan tubuh
berwarna hitam kecoklatan. Tubuh dan tungkainya ditutupi sisik dengan
gari-garis putih keperakan. Di bagian punggung (dorsal)
tubuhnya tampak dua garis melengkung vertikal di bagian kiri dan kanan
yang menjadi ciri dari spesies ini. Sisik-sisik pada tubuh nyamuk pada
umumnya mudah rontok atau terlepas sehingga menyulitkan identifikasi
pada nyamuk-nyamuk tua.
Ukuran dan warna nyamuk jenis ini kerap berbeda antar populasi, tergantung dari kondisi lingkungan dan nutrisi yang diperoleh nyamuk selama perkembangan. Nyamuk jantan dan betina tidak memiliki perbedaan dalam hal ukuran nyamuk jantan yang umumnya lebih kecil dari betina dan terdapatnya rambut-rambut tebal pada antena nyamuk jantan. Kedua ciri ini dapat diamati dengan mata telanjang.
Ukuran dan warna nyamuk jenis ini kerap berbeda antar populasi, tergantung dari kondisi lingkungan dan nutrisi yang diperoleh nyamuk selama perkembangan. Nyamuk jantan dan betina tidak memiliki perbedaan dalam hal ukuran nyamuk jantan yang umumnya lebih kecil dari betina dan terdapatnya rambut-rambut tebal pada antena nyamuk jantan. Kedua ciri ini dapat diamati dengan mata telanjang.
PERILAKU
Aedes aegypti bersifat diurnal
atau aktif pada pagi hingga siang hari. Penularan penyakit dilakukan
oleh nyamuk betina karena hanya nyamuk betina yang mengisap darah. Hal
itu dilakukannya untuk memperoleh asupan protein yang diperlukannya
untuk memproduksi telur. Nyamuk jantan tidak membutuhkan darah, dan
memperoleh energi dari nektar bunga ataupun tumbuhan. Jenis ini
menyenangi area yang gelap dan benda-benda berwarna hitam atau merah.
HABITAT
Di Indonesia, nyamuk A. aegypti umumnya memiliki habitat di
lingkungan perumahan, di mana terdapat banyak genangan air bersih dalam
bak mandi ataupun tempayan. Oleh karena itu, jenis ini bersifat urban, bertolak belakang dengan A. albopictus yang cenderung berada di daerah hutan berpohon rimbun (sylvan areas).
SIKLUS HIDUP
Nyamuk A. aegypti, seperti halnya culicines
lain, meletakkan telur pada permukaan air bersih secara individual.
Telur berbentuk elips berwarna hitam dan terpisah satu dengan yang lain.
Telur menetas dalam 1 sampai 2 hari menjadi larva. Terdapat empat
tahapan dalam perkembangan larva yang disebut instar.
Perkembangan dari instar 1 ke instar 4 memerlukan waktu sekitar 5 hari.
Setelah mencapai instar ke-4, larva berubah menjadi pupa di mana larva
memasuki masa dorman. Pupa bertahan selama 2 hari sebelum akhirnya
nyamuk dewasa keluar dari pupa. Perkembangan dari telur hingga nyamuk
dewasa membutuhkan waktu 7 hingga 8 hari, namun dapat lebih lama jika
kondisi lingkungan tidak mendukung.
HAL YANG PERLU DIKETAHUI
Telur Aedes aegypti tahan kekeringan dan dapat bertahan hingga 1 bulan dalam keadaan kering. Jika terendam air, telur kering dapat menetas menjadi larva. Sebaliknya, larva sangat membutuhkan air yang cukup untuk perkembangannya.
Kondisi larva saat berkembang dapat
memengaruhi kondisi nyamuk dewasa yang dihasilkan. Sebagai contoh,
populasi larva yang melebihi ketersediaan makanan akan menghasilkan
nyamuk dewasa yang cenderung lebih rakus dalam mengisap darah.
Sebaliknya, lingkungan yang kaya akan nutrisi menghasilkan
nyamuk-nyamuk.
Demam berdarah kerap menyerang anak-anak karena anak-anak cenderung
duduk di dalam kelas selama pagi hingga siang hari dan kaki mereka yang
tersembunyi di bawah meja menjadi sasaran empuk nyamuk jenis ini.
KLASIFIKASI ILMIAH
KERAJAAN: ANIMALIA
FILUM: ARTHROPODA
KELAS: INSECTA
ORDO: DIPTERA
FAMILI: CULICIDAE
GENUS: AEDES
SPECIES: AE. AEGYPTI
NAMA BINOMIAL: AEDES AEGYPTI
FILUM: ARTHROPODA
KELAS: INSECTA
ORDO: DIPTERA
FAMILI: CULICIDAE
GENUS: AEDES
SPECIES: AE. AEGYPTI
NAMA BINOMIAL: AEDES AEGYPTI
Menghindari DBD dengan penyebaran nyamuk ?
Saat ini ada cara baru untuk menghindari penyakit demam berdarah.
Seorang peneliti dari Rio de Janeiro, Brasil menghasilkan suatu inovasi
melalui ribuan nyamuk yang sudah diinjeksikan bakteri baik. Bakteri yang
diberi nama Wolbachia ini dimasukkan ke dalam nyamuk Aedes Aegypt.
Tim
peneliti yang diketuai oleh Luciano Moreira dari Brazilian Research
Institute Fiocruz ini, melepaskan sebanyak 10 ribu nyamuk tiap bulan
dalam kurun waktu 4 bulan. Menurutnya target dari tim mereka adalah
mengunjungi empat keluarga di Rio setiap minggu.
Menurut
Luciano, Wolbachia memliki efek pada sistem reproduksi. Jika nyamuk
Aedes Aegypt jantan dan betina sudah terkontaminasi bakteri, maka
seluruh keturunanya akan membawa gen Wolbachia. Sehingga nyamuk Aedes
ber-Wolbachia menjadi dominan tanpa peneliti harus terus-menerus menerus
melepaskan nyamuk yang sudah terkontaminasi bakteri. Program
yang juga dilakukan di tiga negara lainnya ini dimulai pada tahun 2012,
yaitu di Autralia, Vietnam, dan Indonesia.
Di Indonesia sendiri, pelepasan nyamuk
ber-Wolbachia sudah dilakukan oleh UGM. Seperti pernah diberitakan
detikHealth sebelumnya, pihak Universitas Gajah Mada juga melepaskan
nyamuk ber-wolbachia di dua daerah yaitu Dusun Nogotirto dan Kronggahan
di Sleman. Sedangkan di Australia, penelitian mengenai Wolbachia dimulai
di University of Monash pada tahun 2008.
sumber: detik.com
Subscribe to:
Posts (Atom)










