Thursday, 2 October 2014

hadapai cowok posesif

 halo sobat koneketo, yang punya pacar posesif.. nih cara menanggulanginya (bahasa rada2):


1. Memahaminya
Kemungkinan ada suatu peristiwa dalam hidup pacar Anda yang membuatnya menjadi sangat posesif terhadap Anda. Cobalah untuk mengerti dia dan bagaimana dia tumbuh. Pasti ada sesuatu yang berkaitan dengan hidupnya yang membuatnya berperilaku demikian.  



2. Bicara padanya
Jika Anda peduli pada pacar Anda dan ingin melanjutkan hubungan kalian, bantu dia untuk menghadapi ketakutannya. Bicara padanya dan buatlah dia menjadi lebih terbuka kepada Anda. Bisa jadi, dulunya dia tidak pernah merasa nyaman untuk terbuka tentang perasaannya kepada orang lain. 

3. Berbagi cerita dengannya
Ketika Anda tahu bahwa pacar Anda posesif, buat dia tidak bisa meragukan kesetiaan Anda. Bagi pengalaman, ide, dan rencana Anda dengannya. Libatkan dia dalam kegiatan yang Anda suka dan ajak dia masuk ke dalam dunia Anda.  

4. Yakinkan dia!
Ketika seorang pria bersikap posesif, sangat penting untuk memastikan bahwa Anda tidak akan membuatnya meragukan Anda. Ingat, sebuah keraguan kecil dapat membuatnya marah besar kepada Anda

tapi kalo sudah keterlaluan..
putus saja.. cowok masih banyak di dunia ini.. haha kidding

Manfaat JOMBLO

halo sobat koneketo .. katanya ada manfaat jomblo..
berikut ulasannya:

Lebih bugar
Ketika Anda melajang, maka Anda akan cenderung menghabiskan lebih banyak waktu untuk merawat diri dan kesehatan Anda. Sementara mereka yang telah berpasangan akan lebih dipusingkan dengan urusan keluarga, hubungan, dan lain hal.  


Tingkat stres berkurang
Terkadang ketika Anda berhubungan, pertengkaran menjadi suatu hal yang tidak akan terelakkan. Dan tanpa disadari pertengkaran ini mampu membuat Anda stres atau bahkan trauma. Hasilnya, stres ini bisa diikuti dengan meningkatnya risiko kanker, penyakit jantung, atau stroke. 

Kehidupan sosial yang dinamis
Saat Anda menikah, kehidupan sosial Anda terkadang bisa terganggu. Padahal selain dengan pasangan, Anda sendiri butuh bersosialisasi dengan orang lain baik teman, sahabat, ataupun keluarga. Kehidupan sosial ini sendiri mampu meningkatkan kesehatan mental, memperpanjang usia, dan meningkatkan kualitas hidup. 

 

Meningkatnya kesadaran diri
Salah satu keuntungan menjadi lajang adalah Anda memiliki banyak waktu untuk berintrospeksi dan mengerti diri Anda sendiri. Hal inilah yang kemudian bermanfaat untuk peningkatan kualitas diri yang termasuk juga dengan kesehatan.

ini katanya merdeka
gemana dengan kalian? setuju? 
btw situ


manfaat apel hijau dibandingkan apel lain

Penelitian yang dilansir dari dailymail.co.uk menyebutkan bahwa apel hijau tak hanya kaya serat namun kandungan polifenol di dalamnya mampu memproduksi bakteri baik di dalam usus.  Hal ini menyebabkan proses fermentasi ini akan semakin menghasilkan banyak bakteri baik yang bermanfaat untuk menyehatkan sistem metabolisme dan membuat Anda selalu merasa kenyang.


 Sehingga dapat disarankan, jika Anda menjadi salah satu di antara orang yang berdiet ketat untuk memiliki tubuh langsing, tinggalkan kebiasaan diet yang salah karena nyatanya mengonsumsi sebuah apel per hari bisa membuat Anda menjadi lebih langsing.

Uniknya, penelitian yang juga diterbitkan dalam jurnal Food Chemistry ini mengatakan bahwa manfaat ini kurang banyak ditemukan dalam apel merah atau varietas apel lainnya.

Jadi mulailah mengkonsumsi apel hijau dimulai dari sekarang

sumber: merdeka

Wednesday, 1 October 2014

DBD adalah

Demam berdarah atau demam dengue (disingkat DBD) adalah infeksi yang disebabkan oleh virus dengue. Nyamuk atau beberapa jenis nyamuk menularkan (atau menyebarkan) virus dengue. Demam dengue juga disebut sebagai "breakbone fever" atau "bonebreak fever" (demam sendi), karena demam tersebut dapat menyebabkan penderitanya mengalami nyeri hebat seakan-akan tulang mereka patah. Sejumlah gejala dari demam dengue adalah demam; sakit kepala; kulit kemerahan yang tampak seperti campak; dan nyeri otot dan persendian
Pada sejumlah pasien, demam dengue dapat berubah menjadi satu dari dua bentuk yang mengancam jiwa.
Yang pertama adalah demam berdarah, yang menyebabkan pendarahan, kebocoran pembuluh darah (saluran yang mengalirkan darah), dan rendahnya tingkat trombosit darah (yang menyebabkan darah membeku).
Yang kedua adalah sindrom renjat dengue, yang menyebabkan tekanan darah rendah yang berbahaya.


Terdapat empat jenis virus dengue. Apabila seseorang telah terinfeksi satu jenis virus, biasanya dia menjadi kebal terhadap jenis tersebut seumur hidupnya. Namun, dia hanya akan terlindung dari tiga jenis virus lainnya dalam waktu singkat. Jika kemudian dia terkena satu dari tiga jenis virus tersebut, dia mungkin akan mengalami masalah yang serius. Berikut gambaran virus dengue:



Belum ada vaksin yang dapat mencegah seseorang terkena virus dengue tersebut. Terdapat beberapa tindakan pencegahan demam dengue. Orang-orang dapat melindungi diri mereka dari nyamuk dan meminimalkan jumlah gigitan nyamuk. Para ilmuwan juga menganjurkan untuk memperkecil habitat nyamuk dan mengurangi jumlah nyamuk yang ada. Apabila seseorang terkena demam dengue, biasanya dia dapat pulih hanya dengan meminum cukup cairan, selama penyakitnya tersebut masih ringan atau tidak parah. Jika seseorang mengalami kasus yang lebih parah, dia mungkin memerlukan cairan infus (cairan yang dimasukkan melalui vena, menggunakan jarum dan pipa infus), atau transfusi darah (diberikan darah dari orang lain).

SEJARAH
Sejak 1960-an, semakin banyak orang yang terkena demam dengue. Penyakit tersebut mulai menimbulkan masalah di seluruh dunia sejak Perang Dunia Kedua. Penyakit ini umum terjadi di lebih dari 110 negara. Setiap tahun, sekitar 50–100 juta orang terkena demam dengue.Para ahli sedang mengembangkan obat-obatan untuk menangani virus secara langsung. Masyarakat pun melakukan banyak usaha untuk membasmi nyamuk. 

Deskripsi pertama dari demam dengue ditulis pada 1779. Pada awal abad ke-20, para ilmuwan mengetahui bahwa penyakit tersebut disebabkan oleh virus dengue, dan bahwa virus tersebut ditularkan (atau disebarkan) oleh nyamuk.

sumber: wiki

CARA PENCEGAHAN DBD

Cara yang hingga saat ini masih dianggap paling tepat untuk mengendalikan penyebaran penyakit demam berdarah adalah dengan mengendalikan populasi dan penyebaran vektor.
Program yang sering dikampanyekan di Indonesia adalah 3M, yaitu menguras, menutup, dan mengubur.
  • Menguras bak mandi, untuk memastikan tidak adanya larva nyamuk yang berkembang di dalam air dan tidak ada telur yang melekat pada dinding bak mandi.
  • Menutup tempat penampungan air sehingga tidak ada nyamuk yang memiliki akses ke tempat itu untuk bertelur.
  • Mengubur barang bekas sehingga tidak dapat menampung air hujan dan dijadikan tempat nyamuk bertelur.

Beberapa cara alternatif pernah dicoba untuk mengendalikan vektor dengue ini, antara lain mengintroduksi musuh alamiahnya yaitu larva nyamuk Toxorhyncites sp. Predator larva Aedes sp. ini ternyata kurang efektif dalam mengurangi penyebaran virus dengue.

Sebuah penelitian melepas Aedes aegypti yang terinfeksi bakteri lalat buah disebut Wolbachia. Bakteri membuat nyamuk kurang mampu membawa virus demam berdarah sehingga membatasi penularan demam berdarah jika meluas dalam populasi nyamuk. Pada prinsipnya Wolbachia dapat menyebar secepat nyamuk jantan yang terinfeksi menghasilkan keturunan dengan Wolbachia menginfeksi wanita.

Penggunaan insektisida yang berlebihan tidak dianjurkan, karena sifatnya yang tidak spesifik sehingga akan membunuh berbagai jenis serangga lain yang bermanfaat secara ekologis. Penggunaan insektisida juga akhirnya memunculkan masalah resistensi serangga sehingga mempersulit penanganan di kemudian hari.

Mengenal nyamuk Aedes Aegypti

Aedes aegypti

Aedes aegypti merupakan jenis nyamuk yang dapat membawa virus dengue penyebab penyakit demam berdarag. Selain dengue, nyamuk Aedes aegypti merupakan pembawa virus demam kuning (yellow fever) dan chikungunya. Penyebaran ini sangat luas, meliputi hampir semua daerah tropis di seluruh dunia.

CIRI MOROLOGI
Nyamuk Aedes aegypti dewasa memiliki ukuran sedang dengan tubuh berwarna hitam kecoklatan. Tubuh dan tungkainya ditutupi sisik dengan gari-garis putih keperakan. Di bagian punggung (dorsal) tubuhnya tampak dua garis melengkung vertikal di bagian kiri dan kanan yang menjadi ciri dari spesies ini. Sisik-sisik pada tubuh nyamuk pada umumnya mudah rontok atau terlepas sehingga menyulitkan identifikasi pada nyamuk-nyamuk tua.

Ukuran dan warna nyamuk jenis ini kerap berbeda antar populasi, tergantung dari kondisi lingkungan dan nutrisi yang diperoleh nyamuk selama perkembangan. Nyamuk jantan dan betina tidak memiliki perbedaan dalam hal ukuran nyamuk jantan yang umumnya lebih kecil dari betina dan terdapatnya rambut-rambut tebal pada antena nyamuk jantan. Kedua ciri ini dapat diamati dengan mata telanjang.

PERILAKU

Aedes aegypti bersifat diurnal atau aktif pada pagi hingga siang hari. Penularan penyakit dilakukan oleh nyamuk betina karena hanya nyamuk betina yang mengisap darah. Hal itu dilakukannya untuk memperoleh asupan protein yang diperlukannya untuk memproduksi telur. Nyamuk jantan tidak membutuhkan darah, dan memperoleh energi dari nektar bunga ataupun tumbuhan. Jenis ini menyenangi area yang gelap dan benda-benda berwarna hitam atau merah.

HABITAT

Di Indonesia, nyamuk A. aegypti umumnya memiliki habitat di lingkungan perumahan, di mana terdapat banyak genangan air bersih dalam bak mandi ataupun tempayan. Oleh karena itu, jenis ini bersifat urban, bertolak belakang dengan A. albopictus yang cenderung berada di daerah hutan berpohon rimbun (sylvan areas).

SIKLUS HIDUP
Nyamuk A. aegypti, seperti halnya culicines lain, meletakkan telur pada permukaan air bersih secara individual. Telur berbentuk elips berwarna hitam dan terpisah satu dengan yang lain. Telur menetas dalam 1 sampai 2 hari menjadi larva. Terdapat empat tahapan dalam perkembangan larva yang disebut instar.
Perkembangan dari instar 1 ke instar 4 memerlukan waktu sekitar 5 hari. Setelah mencapai instar ke-4, larva berubah menjadi pupa di mana larva memasuki masa dorman. Pupa bertahan selama 2 hari sebelum akhirnya nyamuk dewasa keluar dari pupa. Perkembangan dari telur hingga nyamuk dewasa membutuhkan waktu 7 hingga 8 hari, namun dapat lebih lama jika kondisi lingkungan tidak mendukung.


HAL YANG PERLU DIKETAHUI

Telur Aedes aegypti tahan kekeringan dan dapat bertahan hingga 1 bulan dalam keadaan kering. Jika terendam air, telur kering dapat menetas menjadi larva. Sebaliknya, larva sangat membutuhkan air yang cukup untuk perkembangannya.

Kondisi larva saat berkembang dapat memengaruhi kondisi nyamuk dewasa yang dihasilkan. Sebagai contoh, populasi larva yang melebihi ketersediaan makanan akan menghasilkan nyamuk dewasa yang cenderung lebih rakus dalam mengisap darah. Sebaliknya, lingkungan yang kaya akan nutrisi menghasilkan nyamuk-nyamuk.

Demam berdarah kerap menyerang anak-anak karena anak-anak cenderung duduk di dalam kelas selama pagi hingga siang hari dan kaki mereka yang tersembunyi di bawah meja menjadi sasaran empuk nyamuk jenis ini.

KLASIFIKASI ILMIAH



KERAJAAN: ANIMALIA
FILUM: ARTHROPODA
KELAS: INSECTA
ORDO: DIPTERA
FAMILI: CULICIDAE
GENUS: AEDES
SPECIES: AE. AEGYPTI

NAMA BINOMIAL: AEDES AEGYPTI

Menghindari DBD dengan penyebaran nyamuk ?

Saat ini ada cara baru untuk menghindari penyakit demam berdarah. Seorang peneliti dari Rio de Janeiro, Brasil menghasilkan suatu inovasi melalui ribuan nyamuk yang sudah diinjeksikan bakteri baik. Bakteri yang diberi nama Wolbachia ini dimasukkan ke dalam nyamuk Aedes Aegypt.

Tim peneliti yang diketuai oleh Luciano Moreira dari Brazilian Research Institute Fiocruz ini, melepaskan sebanyak 10 ribu nyamuk tiap bulan dalam kurun waktu 4 bulan. Menurutnya target dari tim mereka adalah mengunjungi empat keluarga di Rio setiap minggu.

Menurut Luciano, Wolbachia memliki efek pada sistem reproduksi. Jika nyamuk Aedes Aegypt jantan dan betina sudah terkontaminasi bakteri, maka seluruh keturunanya akan membawa gen Wolbachia. Sehingga nyamuk Aedes ber-Wolbachia menjadi dominan tanpa peneliti harus terus-menerus menerus melepaskan nyamuk yang sudah terkontaminasi bakteri. Program yang juga dilakukan di tiga negara lainnya ini dimulai pada tahun 2012, yaitu di Autralia, Vietnam, dan Indonesia.

Di Indonesia sendiri, pelepasan nyamuk ber-Wolbachia sudah dilakukan oleh UGM. Seperti pernah diberitakan detikHealth sebelumnya, pihak Universitas Gajah Mada juga melepaskan nyamuk ber-wolbachia di dua daerah yaitu Dusun Nogotirto dan Kronggahan di Sleman. Sedangkan di Australia, penelitian mengenai Wolbachia dimulai di University of Monash pada tahun 2008.

sumber: detik.com